PENDIDIKAN FORMAL
Menjadi Atlet Tanpa Meninggalkan Pendidikan
Menjadi pemain sepak bola adalah sebuah cita-cita.
Namun pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan.
Diklat Sepakbola Merden Indonesia mengintegrasikan pendidikan formal ke dalam lingkungan pembinaan sehingga peserta didik dapat menjalani pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan sepak bola.
Kami percaya bahwa pendidikan memberikan bekal yang akan tetap bermanfaat dalam kehidupan, apa pun perjalanan yang dipilih seseorang di masa depan.
PENDIDIKAN DAN SEPAK BOLA
Dua Perjalanan yang Berjalan Bersama
Peserta didik tidak harus memilih antara pendidikan dan sepak bola.
Keduanya dapat berjalan bersama dalam lingkungan pembinaan yang terarah.
Di satu sisi, peserta didik mengembangkan kemampuan akademik.
Di sisi lain, mereka menjalani latihan dan pengalaman kompetisi sebagai bagian dari proses menjadi atlet.
Keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari pembinaan di Diklat Merden.
YANG DIKEMBANGKAN
AKADEMIK
Membangun pengetahuan dan kemampuan melalui pendidikan formal.
DISIPLIN
Membiasakan peserta didik mengatur waktu antara belajar, latihan, istirahat, dan aktivitas lainnya.
TANGGUNG JAWAB
Mendorong peserta didik bertanggung jawab terhadap pendidikan dan perkembangan dirinya.
WAWASAN
Membuka cara berpikir dan memberikan bekal pengetahuan untuk menghadapi masa depan.
KEMANDIRIAN
Membantu peserta didik menjadi lebih mandiri dalam menjalani proses pendidikan.
BEKAL UNTUK MASA DEPAN
Tidak semua perjalanan akan berakhir dengan cara yang sama.
Sebagian peserta didik mungkin melanjutkan karier sebagai pemain sepak bola.
Sebagian lainnya mungkin memilih jalur pendidikan atau bidang lain.
Karena itu, pendidikan formal menjadi bagian penting dari pembinaan agar setiap peserta didik memiliki pilihan dan bekal yang lebih luas.
Prestasi di lapangan penting. Pendidikan untuk masa depan juga penting.
BELAJAR HARI INI MEMBANGUN MASA DEPAN.
Diklat Merden berkomitmen mendampingi peserta didik agar dapat berkembang sebagai atlet sekaligus sebagai pelajar.
Karena masa depan tidak hanya dibangun dari kemampuan bermain, tetapi juga dari pengetahuan dan pendidikan.